Home
Selamat Datang di Website Resmi Lp3i Pekanbaru

RUMAH ENTERPRENEUR LP3I Pekanbaru

KATA PENGANTAR 
 
Salah satu masalah yang cukup besar di Indonesia adalah masalah pengangguran, yang tidak pernah teratasi setiap tahunnya. Faktor pengangguran bisa beragam macamnya, Usaha mengatasi pengangguran bukanlah kewajiban pemerintah semata. Seluruh penduduk Indonesia di harapkan partisipasinya untuk mengatasi masalah ini. Tanpa kerjasama pemerintah dan masyarakat mustahil dapat mengatasi pengangguran di Indonesia.
 
Beberapa penyebab pengangguran yang umum terjadi di Indonesia adalah Kurangnya lapangan pekerjaan. Setiap tahunnya, Indonesia memiliki jumlah lulusan sekolah atau kuliah yang begitu tinggi. Jumlah yang sangat besar ini tidak seimbang dengan lapangan pekerjaan yang ada, baik yang disediakan oleh pemerintah maupun swasta.
 
Penyebab Pengangguran yang tidak kalah penting adalah tidak mau berwirausaha. Umumnya seseorang yang baru lulus sekolah/kuliah terpaku dalam mencari pekerjaan, seolah itu adalah tujuan yang sangat mutlak. Sehingga persaingan mencari pekerjaan lebih besar dibandingkan membuat suatu usaha.
 
Tidak maunya pemuda berwirausaha dikarenakan ketidaktauan mereka tentang entreprenuer dan tidak mendapat bimbingan yang maksimal untuk memulai suatu usaha baru.
Dari latar belakang permasalahan tersebut Rumah Entrepreneur LP3I didirikan dalam rangka untuk mencetak Pengusaha-pengusaha Muda yang kreatif dan Membantu Pemerintah dalam mengatasi persoalan pengangguran di Indonesia.
 
DR. Syahrial Yusuf
Pembina Rumah Entrepreneur
 
LATAR BELAKANG RE
 
Fakta empirik dan historis membuktikan bahwa, kehadiran wairausaha muda kreatif yang berdaya saing dalam jumlah besar menjadi “Prime Mover” tumbuhnya ekonomi dan industri kreatif di perkotaan dan pedesaan. Pengalaman ini telah terbuktikan oleh beberapa negara antara lain, Taiwan, Korea Selatan, China, dan India. Merujuk pada pemikiran David McCleland, bahwa untuk bisa memacu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan diperlukan entrepreneur sedikitnya 2% dari jumlah penduduk. Saat ini jumlah entrepreneur di Indonesia masih dibawah 1%.
 
Strategi percepatan dan perluasan untuk mencetak wirausaha muda baru perlu dilakukan. Sinergi dan kolaborasi lintas aktor “pemerintah, pelaku bisnis/usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mencetak entrepreneur muda baru, serta menaikkan kapasitas dan kelas entrepreneur yang sudah ada, harus diwujudkan. LP3I yang telah berpengalaman selama 25 tahun dalam mengembangkan pendidikan profesi untuk cepat dan tepat kerja memiliki potensi besar untuk menjadi lembaga pengembang kewirausahaan. Untuk itu, melalui LP3I College
 
TUJUAN
 
1. Menumbuh-kembangkan jiwa kewirausahaan bagi Mahasiswa dan Masyarakat;
2. Meningkatkan kecakapan entrepreneurial bagi maha-siswa dan masyarakat umum sebagai modal dasar untuk menjadi entrepreneur yang kreatif, inovatif dan berdaya saing;
3. Membimbing wirausaha kreatif pemula untuk mengem-bangkan usaha yang dipilihnya,
4. Meningkatkan kualitas produk, mutu pelayanan pada pe-langgan, perluasan pasar agar tetap eksis, survive, dan menjadi pemenang dalam kancah persaingan bisnis yang semakin massip.
5. Membuka dan memperluas akses kemitraan bisnis bagi wirausaha kreatif baru, maupun yang te-lah berkembang untuk memperluas skala bisnis, dan skala pasar di tingkat local, domestic dan bahkan internasional.
 
SASARAN
 
a. Mahasiswa LP3I yang telah tersadarkan untuk menjadi wirausahawan muda kreatif dan telah mengikuti perkuliahan semester II;
b. Mahasiswa LP3I yang telah menyelesaikan perkuliahan semester 3 yang telah menentukan pilihan menjadi wirausaha, dan telah menentukan rencana bisnisnya;
c. Mahasiswa dari luar LP3I yang berkeinginan kuat untuk menjadi wirausaha;
d. Pemuda dari berbagai komunitas pemuda seperti Karang taruna, Pramuka, Remaja Mesjid, dan sebutan lain, yang telah mengikuti pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, perusahaan/industri tertentu, dinas daerah, dan lembaga diklat baik pusat maupun daerah;
e. Kaum perempuan dari komunitas perempuan yang terhimpun dalam PKK, Dharma Wanita, Majelis Taklim, dan sebutan lain yang dibina oleh Pemerintah, pemerintah daerah, IWAPI, PKK, Dharmawanita, dan organisasi/LSM Pemberdaya Perempuan.
 
MANDAT RE
 
1. Mencetak wirausaha baru dari mahasiswa LP3I dengan target 35% lulusan LP3I menjadi entrepreneur;
2. Memberikan pelayanan pendampingan, pembimbingan bagi mahasiswa LP3I untuk menjadi entrepreneur dan memulai membuka usaha;
3. Memberikan pelayanan mentoring bagi wirausaha pemula dari mahasiswa LP3I, wirausaha pemula dari alumni LP3I, dan masyarakat umum;
4. Memberikan pelayanan inkubator bisnis/kewirausahaan bagi wirausaha pemula;
5. Memfasilitasi wirausaha pemula dan yang telah tumbuh untuk memperluas dan memperkuat jejaring kemitraan bisnis; dan
6. Memediasi untuk mengakses permodalan dari perbankan, lembaga keuangan non bank, dan dari badan/lembaga pemerintah maupun swasta.
 
PERAN RE
 
a. Memberikan pelayanan konsultasi untuk menumbuhkan/merubah pola fikir/mind-set, menumbuhkan motivasi kewirausahaan, rasa percaya diri, keyakinan untuk menjadi wirausaha.
b. Memberikan pelayanan konsultasi bagi calon wirausaha pemula untuk membuat Business Plan, membentuk kelompok usaha, merancang organisasi bisnis, merancang langkah-langkah memulai usaha.
c. Menyediakan informasi peluang bisnis dan pewirausaha/pelaku bisnis yang berpeluang untuk menjadi tempat magang,
d. Menyediakan fasilitator untuk berkonsultasi, berdiskusi, dan pembimbingan bagi pewirausaha pemula, pelaku UMKM, dan koperasi untuk memecahkan masalah atau kendala dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.
e. Memberikan layanan jasa mediator dalam menjembatani kemitraan bisnis Anggota Rumah Entrepreneur, entrepreneur pemula, pelaku UMKM dan koperasi dengan pelaku bisnis, BUMN/D, pemerintah/pemerintah daerah.
f. Memfasilitasi Anggota Rumah Entrepreneur terhadap sumber-sumber informasi bisnis, teknologi, pasar, pembiayaan dan sumber daya lainnya sesuai kebutuhan.
g. Memberikan layanan jasa pendidikan dan pelatihan kewirausahaan bagi mahasiswa, pemuda, pelajar, perempuan, komunitas masyarakat sebagai calon wirausaha pemula;
h. Memberikan pelayanan pelatihan manajemen bisnis, marketing, tata kelola keuangan, pengembangan produk, bagi pewirausaha, pelaku UMKM dan koperasi.
i. Menyelenggarakan diskusi, dialog bisnis, promosi, eksibisi produk wirausaha kreatif, UMKM dan koperasi.

Partner Kampus

Pengumuman Terbaru

Agenda Terbaru